Sunday, October 14, 2012

DASAR-DASAR PEMOGRAMAN

By lryan Rc   Posted at  10/14/2012 11:47:00 PM   Kumpulan Laporan No comments


DASAR-DASAR PEMOGRAMAN



Penyusun:
Richy Lerian
111079


SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER
(STMIK)
2011/2012



KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan bimbingan-Nya makalah Dasar-dasar Pemograman ini dapat terselesaikan.

Makalah ini berisi tentang semua materi Dasar-dasar Pemograman.Semester awal dari pertemuan awal hingga akhir. Dengan makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan upaya dalam menghadapi Pemograman dasar.

Tiada manusia yang dilahirkan sempurna. Maka dalam hal ini, saya juga menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan sehingga penulis sangat mengharapkan  saran yang membangun demi kebaikkan dan kelengkapan makalah ini.

 Semoga makalah ini dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kita
.





Penyusun



PEMBAHASAN
1.      TYPE DATA
Variabel yaitu suatu pengenalan yang digunakan untuk mewakili suatu nilai didalam proses program.
Konstanta yaitu variabel yang mempunyai nilai tetap.

Type data
Format Keterangan
Int
%d / %i
Char
%s / %c
Float
%f
Long Int
%d / li
Double
%if

2.      OPERATOR
yaitu Simbol yg digunakan untuk operasi data saat dilakukan proses / eksekusi.
Dikelompokkan sebagai berikut :
Ø  Penugasan / Assignment
Ø  Aritmatik
Ø  Logika
Ø  Perbandingan
OPERATOR LOGIKA
Ø  Tidak (NOT)
Ø  Atau (OR)
Ø  Dan (AND)
OPERATOR BITWISE
Ø  Bitwise AND (&)
Ø  Bitwise OR (|)
Ø  Bitwise XOR (^)
OPERATOR UNARY
Ø  Digunakan untuk peningkatan 1 nilai
Ø  Digunakan untuk penurunan 1 nilai
Ø  Contoh : X++  => X = X + 1;
Ø  Contoh : Z--   => Z = Z – 1;
CONTOH “OPERATOR UNARY “
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
int x, nilai;
X = 10;
Nilai = X--;  //x =x-1;
printf("Nilai X = %d", X);
getch();
}

3.      ALGORITMA
Yaitu urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis untuk menyelesaikan masalah.
Flowchart yaitu suatu skema atau bagan yang menggambarkan urutan kegiatan dari suatu program dari awal sampai akhir.

SIMBOL
KETERANGAN
Terminal
Input/output
Proses
Kondisi
Variabel
Penghubung hal sama
Penghubung hal berbeda
Garis alir







4.      INPUT & OUTPUT

INPUTAN
Ø  Gets ();
-Digunakan untuk menginputkan tipedata  string
-Dapat digunakan untuk membaca spasi

Ø  Getchar ()
Untuk data karakter

Ø  Getch();
-Untuk typedata karakter, tanpa tombol enter
-Inputan tidak terlihat

Ø  Getche()
-Inputan terlihat dilayar

BUFFER / fflush(stdin)
Ø  Digunakan untuk menghapus buffer / temporary dari inputan
Ø  Diletakan sebelum / sesudah inputan (scanf)
Ø  Contoh :
Ø  fflush(stdin);scanf(“%d”,&nilai);
Ø  scanf(“%d”,&nilai); fflush(stdin);

OUTPUT
Ø  Printf
digunakan untuk menampilkan semua jenis data ke layar/monitor
Ø  Puts
Inputan string/angka, secara otomatis inputan akan pindah baris
WARNA
“Digunakan untuk memberikan efek warna pada text atau background”
Ø  Textcolor  (RED);
digunakan untuk memberikan warna pd text
Pada fungsi output diberikan simbol huruf “c”
Contoh : textcolor(RED);cprintf(“Tes”);

Backgroundcolor(RED);
Ø  Digunakan untuk memberikan efek warna pada background output
Ø  Penulisan nama warna harus “KAPITAL”
Ø  Contoh : backgroundcolor(RED);


5.      SWITCH CASE
Fungsi digunakan untuk pengkondisian pemilihan.
Contoh:
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
   int pil;
   char *hari;
   printf("Input Pilihan [1..3] = ");scanf("%d",&pil);
   switch (pil)
   {
      case 1 : hari="Senin";
      break;
      case 2 : hari="Selasa";
      break;
      case 3 : hari="Rabu";
      break;
      default:hari="Tidak Ada Pilihan..";
   }
   printf("Hari %s",hari);
   getch();
}

6.      LOOPING (Perulangan)
Yaitu suatu prosedure untuk melakukan perintah-perintah yang bersifat rutin/berulang.

FOR
Ø  Bentuk Umum :
Ø  for (Nilai Awal; Nilai Akhir; Peningkatan)
Ø  Contoh Menampilkan Bil 1-5
For(X=1; X<=5; X++)
{
    printf(“ %d”, X);
}






WHILE
            Contoh Menampilkan 1-5
X=1;
While (x<=5)
{
   printf(“ %d”, x);
   x++;
}

DO – WHILE
      Contoh Menampilkan Nilai 5-10
X=5;
Do
{
    Printf(“%d”, x);
    X++;
}
     while(x<=10);

7.      KONDISI
Digunakan untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Dapat di ibaratkan sebagai kran yang mengatur jalanya air, jika kran dibuka, maka air akan keluar dan jika kran ditutup maka air akan berhenti.

IF TUNGGAL
§  Digunakan hanya untuk menyeleksi satu (1) kondisi. Jika kondisi benar, maka akan dijalankan / diproses.
§  Contoh Soal :
§  Input nilai
§  Jika nilai >=50 maka “Anda Lulus”







CONTOH IF TUNGGAL :
 #include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
            int nilai;
 printf("Input Nilai = "); scanf("%d",&nilai);
             if (nilai >= 50)                // KONDISI
             printf("Anda Lulus ");     // PERNYATAAN
             getch();
}
IF...ELSE...
§  Digunakan minimal dua pernyataan
§  RUMUS IF => (Jumlah Kondisi – 1)
§  Bentuk Umum (IF..ELSE)
            Contoh:
            #include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
             int nilai;
            printf("Input Nilai = "); scanf("%d",&nilai);
             if (nilai >= 50)                // KONDISI
             printf(“ Lulus ");            // Pernyataan 1
else
            printf(“ Tidak Lulus”);   // Pernyataan 2
             getch();
}

8.      ARRAY
Ø  Array merupakan kumpulan dari nilai-nilai data yang bertipe sama dalam urutan tertentu yang menggunakan nama yang sama.
Ø  Letak atau posisi dari elemen array ditunjukkan oleh suatu index.
Ø  Dilihat dari dimensinya array dapat dibagi menjadi Array dimensi satu, array dimensi dua dan array multi-dimensi.
Perbedaan Larik vs Variabel Biasa dan Guna Larik
§  Perbedaan utama : sebuah larik dapat mempunyai sejumlah nilai, sedang sebuah variabel biasa hanya dihubungkan dengan sebuah nilai saja.
§  Guna larik :
§  Memudahkan pengolahan data yang bertipe sama
§  Memudahkan pengolahan variabel yang bertipe sama
Array Dimensi Satu
  Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks
  Indeks array dimulai dari 0
  Cara deklarasi Array
    tipedata nama_var[ukuran]
    contoh :
    int nilai[5];
  char nama[10];
  Cara Memberikan nilai
  Melalui indeksnya langsung :
 nilai[0] = 70;
 nilai[1] = 80;
 nilai[2] = 82;
 nilai[3] = 60;
 nilai[4] = 75;
  Memberikan nilai ketika inisialisasi
                    int nilai[5] = {70,80,82,60,75};
  Memberikan nilai melalui keyboard
          scanf(“%d”,&nilai[0]);

  // Contoh program array dimensi satu dengan cara memberi nilai pada indeks
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main()
{
 int nilai[3];
 nilai[0] = 70;
 nilai[1] = 80;
 nilai[2] = 82;
 //mengeluarkan isi array
 printf("Nilai indeks ke 0 = %d \n",nilai[0]);
 printf("Nilai indeks ke 1 = %d \n",nilai[1]);
 printf("Nilai indeks ke 2 = %d \n",nilai[2]);
 getch();
}
Outputnya

Array Dimensi Dua
  Array dimensi dua merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah kolom.
  Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.
  Deklarasi array :
   tipedata nama_var[baris][kolom];
  Memberikan nilai ketika inisialisasi
int x[3][4] = {{23,44,54,33},{86,56,97,36},{34,75,69,88}};

  Contoh Program
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
main(){
 int x[3][4] = {{23,44,54,33},{86,56,97,36},{34,75,69,88}};
 //baris 0
 printf("nilai baris ke 0 kolom 0 = %d \n",x[0][0]);
 printf("nilai baris ke 0 kolom 1 = %d \n",x[0][1]);
 printf("nilai baris ke 0 kolom 2 = %d \n",x[0][2]);
 printf("nilai baris ke 0 kolom 3 = %d \n",x[0][3]);
 //baris 1
 printf("nilai baris ke 1 kolom 0 = %d \n",x[1][0]);
 printf("nilai baris ke 1 kolom 1 = %d \n",x[1][1]);
 printf("nilai baris ke 1 kolom 2 = %d \n",x[1][2]);
 printf("nilai baris ke 1 kolom 3 = %d \n",x[1][3]);
 //dst
 getche();
}
Output

Array String
  String = gabungan dari beberapa karakter
  Membuat String dalam bahasa C
char nama[20] = “Denny Chandra”;
  Array String
char nama[3][20] = {“Aila Gema”,“Denny Chandra”,“Joko Bodo”}
            #include<stdio.h>
#include<conio.h>
main(){
            char header[2][10] = {"Nama","NPM"};
             char nama[3][20] = {"Aila Gema","Denny Chandra","Joko"};
            char npm [3][11]={"0215031025","0215031026","0215031027"};
             int i;
                 printf ("****************************************\n");
                        printf (“Npm Nama \n”);
                 printf ("\n****************************************\n"); 
             for(i=0;i<3;i++)
             printf ("%s\t %s \n",nama[i],npm[i]);
getch();
             }

            Output




9.      FUNGSI
Yaitu fasilitas yang dapat dipanggil atau digunakan secara berulang.

            Cth fungsi bawaan: printf, scanf, getch, include, dll.
            Keuntungan Fungsi:
§  Untuk hal-hal yang sering dilakukan berulang-ulang, cukup dituliskan sekali saja dalam fungsi & dapat digunakan sewaktu-waktu bila diperlukan.
§  Untuk mempersingkat kode program
§  Untuk mempermudah pengecekan error

Jenis Fungsi:
§  Fungsi Lokal
Yaitu jenis fungsi didalam blok program tersebut
§  Fungsi Global
Yaitu jenis fungsi yang memanggil fungsi pada blok lain/ form lain.

Lryan Rc

Im Not Perfact But Im Limited Edition.
View all posts by: Lryan Rc

0 comments:

Back to top ↑
Gabung dengan Kami

Followers

Total Pageviews

© 2013 Lryan Rc. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9 Published..Blogger Templates
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.