Tuesday, October 16, 2012

KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN

By lryan Rc   Posted at  10/16/2012 03:42:00 AM   Kumpulan Laporan No comments



I.  MENJELASKAN KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN
I.1 KONSEP DASAR ASUHAN KEHAMILAN
Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 1994 dan tahun 1997 menunjukkan bahwa terdapat penurunan angka kematian ibu (AKI) dari 390 menjadi 334 per 100.000 kelahiran hidup. Sebab utama kematian ibu adalah perdarahan, infeksi, eklampsia, partus lama, dan komplikasi abortus. Selain itu, penyebab kematian ibu tidak langsung antara lain gangguan pada kehamilan, seperti anemia, kurang energi protein (KEP), dan kurang energi kronis (KEK) Prevalensi anemia pada ibu hamil 51% (SKRT), 4,8% ibu hamil usia 15-49 berisiko menderita KEP (Sensus 2000).



Kesehatan dan kelangsungan hidup bayi dan ibu sangat dipengaruhi oleh berbagai factor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan melalui pendekatan manajemen kebidanan.
Asuhan kebidanan merupakan pelayanan kesehatan utama yang diberikan kepada ibu, anak, keluarga dan masyarakat. Setiap ibu hamil akan menghadapi resiko yang bisa mengancam jiwanya. Oleh karena itu, setiap ibu hamil memerlukan asuhan selama masa kehamilannya (asuhan antenatal).

1.1.1/1.1.4 Filosofi dan Sejarah Asuhan Kehamilan
Gangguan kesehatan dalam masa kehamilan dan kesulitan dalam persalinan menyebabkan ancaman, baik bagi jiwa ibu maupun maupun bayi yang dilahirkan. Keadaan yang demikian mendorong keluarga atau ibu meminta meminta pertolongan pada orang lain yang dianggap mampu.
Orang tersebut pada umumnya adalah seorang wanita setengah baya yang dinamakan dukun bersalin.
Peran dukun di desa, di dalam pemeliharaan kesehatan ibu hamil cukup besar. Jumlah persalinan yang ditolong oleh dukun lebih banyak bila dibandingkan dengan pertolongan persalinan yang dilakukan oleh bidan maupun dokter.
Kehadiran bidan di Indonesia dimulai sejak jaman penjajahan Belanda. Pada waktu itu para dokter membutuhkan wanita yang mampu untuk menolong persalinan. Wanita Indonesia dilatih dirumah sakit untuk berfungsi sebagai bidan. Tugas utama bidan pada awal mulanya adalah memberikan pertolongan bagi ibu yang melahirkan dan bayi yang dilahirkan.
Kehamilan dan persalinan adalah peristiwa fisiologi dan alami. Kematian ibu dan bayi dalam persalinan terbanyak adalah akibat infeksi dan kelainan patologis.
Pelayanan kebidanan pada awalnya adalah mempersiapkan bumil agar dapat melahirkan secara alamiah, untuk melaksanakan pelayanan kebidanan.
Banyaknya kasus-kasus resiko tinggi yang tidak dapat ditangani terutama daerah yang jauh dari factor kesehatan, mendorong pemberian kewenangan bagi bidan untuk melaksanakan tindakan terhadap kasus-kasus pathologis terbatas. Misalnya, bidan diberikan kewenangan untuk melakukan tindakan manual plasenta, forceps kepala letak rendah, pemberian infuse dan pengobatan sederhana.

1.1.2 LINGKUP ASUHAN KEHAMILAN
Ruang Lingkup Asuhan Kehamilan berupa masalah-masalah yang meliputi :
§  Hasil pemeriksaan yang menyangkut pemeriksaan kesejahteraan janin dan kesehatan ibu.
§  Faktor resiko dalam kehamilan
§  Kegiatan mandiri yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan ibu sesuai dengan umur kehamilan dan masalah yang dihadapi.



1.1.3 Prinsip-Prinsip Pokok Asuhan Kehamilan
·         Memahami bahwa kelahiran akan merupakan
·         Menggunakan cara-cara yang sederhana, tidak melakukan intervensi tanpa adanya indikasi sebelum berpaling ke teknologi
·         Aman berdasarkan fakta dan memberikan kontribusi pada keselamatan jiwa ibu
·         Terpusat pada, bukan terpusat pada pemberi asuhan atau lembaga (saying ibu)
·         Menjaga privasi serta kebahagiaan ibu
·         Membantu ibu agar merasa aman, nyaman dan didukung secara emosional
·         Memastikan bahwa kaum ibu mendapatkan informasi, penjelasan dan konseling yang cukup
·         Mendorong ibu dan keuangan agar menjadi peserta aktif dalam membuat keputusan setelah mendapat penjelasan mengenai asuhan yang mereka dapatkan.
·         Menghormati praktek adapt dan keyakinan agama mereka
·         Membantu kesejahteraan fisik, psikologis, spiritual dan social ibu atau keluarganya selama masa kelahiran anak.
·         Memfokuskan perhatian pada peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit.

1.1.5 Tujuan Asuhan Kehamilan (antenatal)
·         Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan TUMBANG bayi.
·         Meningkatkan dan Mempertahankan kesehatan fisik, Mental, dan Sosial ibu dan bayi.
·         Mengenali secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk Riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan.
·         Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat, ibu maupun bayinya dan trauma seminimal mungkin.    


·         Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian Asi ekslusif.
·         Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat TUMBANG secara normal.

1.1.6 Refocusing Asuhan Kehamilan
REFOCUSING       ANC yang terfokus
Asuhan antenatal      Angka kesakitan dan kematian bagi ibu dan bayi baru lahir       Menghadirkan penolong persalinan yang sudah teranmpil pada setiap kelahiran bayi
Hal-hal yang akan memberikan asuhan antenatal yang baik dengan langkah-langkah :
·         Sapa ibu (dan juga keluarganya) dan membuatnya merasa nyaman
·         Mendapatkan riwayat kehamilan ibu dan mendengarkan dengan teliti apa yang diceritakan oleh ibu
·         Melakukan pemeriksaan fisik

·         Melakukan pemeriksaan laboratorium
·         Melakukan anamnesis
·         Membantu ibu dan keluarga untuk mempersiapkan kelahiran dan kemungkinan keadaan darurat
·         Memberikan konseling
·         Memberikan zat besi 90 hari mulai muinggu ke 20
·         Memberikan imunisasi TT 0,5 cc jika sebelumnya telah mendapatkan
·         Menjadwalkan kunjungan berikutnya
·         Mendokumenkan kunjungan KB

1.1.7 Standar asuhan kehamilan pelayanan (asuhan kehamilan, minimal “ TT “)
·         Identifikasi ibu hamil
·         Pemeriksaan dan pemantauan antenatal
·         Palpasi abdominal
·         Pengelolaan anemia


·         Pengelolaan hipertensi pada kehamilan
·         Persiapan persalinan
Kunjungan antenatal sebaiknya dilakukan paling sedikit 4 kali :
·         Satu kali selama trimester pertama
·         Satu kali selama trimester kedua
·         Dua kali selama trimester ketiga
Pelayanan  atau  asuhan  standar  minimal    termasuk “TT” :
·         (Timbang)berat badan
·         Ukur (Tekanan) darah
·         Ukur (Tinggi) fundus uteri
·         Pemberian imunisasi (Tetanus Toksoid (TT)) lengkap
·         Pemberian (Tablet)zat besi, minimum 90 tablet selama kehamilan
·         Tes terhadap penyakit menular seksual (PMS)
·         Temu wicara dalam rangka persiapan rujukan

1.1.8 Tipe-tipe Cara Pelayanan Asuhan Kehamilan
1. Anamnesis dan pemeriksaan lengkap pada kunjungan antenatal awal
2. Memantau kemajuan kehamilan pada kunjungan berikutnya
·               Tekanan darah – di bawah 140/190
·               Bertambahnya berat badan minimal 8 kg selama kehamilan
·               Edema hanya pada ekstremitas
·               Tinggi fundus – cm atau menggunakan jari-jari tangan dapat disamakan dengan usia kehamilan
·               Detak jantung janin 120-160 detik/menit
·               Gerakan janin + setelah 18-20 minggu hingga melahirkan
3. Memberikan zat besi (lihat jadual)
4. Memberikan imunisasi
5. Memberikan konseling


·         Gizi : peningkatan konsumsi makanan hingga 300 kalori/hari, mengkonsumsi makanan yang mengandung protein, zat besi, minum cukup cairan (menu seimbang)
·         Latihan : normal tidak berlebihan, istirahat jika lelah
·         Perubahan fisiologi : tambah berat badan perubahan pada payudara

1.1.9 HAK-HAK WANITA HAMIL
·         Berhak mendapatkan keterangan mengenai kesehatannya
·         Berhak mendiskusikan keprihatinannya didalam lingkungan dimana ia merasa percaya
·         Berhak untuk mendapatkan privacy
·         Berhak untuk mendapatkan kenyamanan ketika mendapat pelayanan
·         Berhak untuk mengutarakan pandangan dan pilihan mengenai layanan yang diterimanaya


1.1.10 Tenaga Profesional (Asuhan Kehamilan)
Pemeriksaan dan pengawasan selagi hamil serta pertolongan persalinan, merupakan hal yang penting. Banyak penyulit-penyulit sewaktu hamil dengan pengawasan yang baik dan bermutu dapat diobati dan dicegah, sehingga persalinan berjalan dengan mudah dan normal. Apabila suatu tindakan akan diambil, hal ini dilakukan sedini mungkin tanpa menunggu terjadinya komplikasi dan persalinan tidak terlantar.
Ibu hamil dapat memeriksakan kehamilannya pada : dokter ahli kebidanan, dokter ahli lain, dokter umum, bidan, perawat bidan dan dukun terlatih. Dalam suatu komunikasi seperti di Indonesia ada pusat-pusat kesehatan PUSKESMAS dan KIA-nya dimana seorang ibu hamil dapat memeriksakan kehamilannya.



1.1.11 Peranan Dan Tanggung Jawab Bidan Dalam Asuhan Kehamilan
·         Menjaga agar pengetahuannya tetap up to date terus mengembangkan pengetahuan dan kemahirannya
·         Mengenali batas-batas pengetahuan, keterangan pribadinya dan tidak melampaui wewenangnya dalam praktek klinik
·         Berkomunikasi dengan pekerja kesehatan professional lainnya dengan rasa hormat dan martabat
·         Memelihara kerjasama yang baik dengan staf kesehatan dan RS pendukung untuk memastikan system rujukan yang optimal
·         Kegiatan memantau mutu yang bisa mencakup penilaian sejawat, pendidikan berkesinambungan, kaji ulang kasus-kasus
·         Bekerjasama dengan masyarakat dimana ia praktek dalam meningkatkan mutu asuhan kesehatan


·         Menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan status wanita serat kondisi hidup mereka serta menhilangkan praktek kultur yang jelas merugikan mereka

1.1.12 Isu Terkini Asuhan Kehamilan
Kamis Kliwon, 13 Mar 2008 10:26 WIB

RSUD Panembahan Senopati Berhasil Tangani Persalinan 213 Bumil Beresiko

Selama periode bulan Januari s.d tanggal 10 Maret 20-08 2008, RSUD Panembahan Senopati Kabupaten Bantul berhasil menangani 301 persalinan termasuk 213 persalinan ibu hamil beresiko dengan selamat baik si ibu maupun bayinya. Diantara 213 persalinan ibu hamil beresiko tersebut, 13 diantaranya beresiko tinggi sehingga 3 orang perlu dirujuk ke RSUP Dr.Sarjito karena harus masuk ke ICCU sementara fasilitas di RSUD Panembahan Senopati baru ada fasilitas ICU. Dari 13 ibu hamil beresiko tinggi tersebut satu diantaranya posisi/ letak janin lintang yaitu ny. Yeni Kusumaningrum (32) warga Manding, Sabdodadi, Bantul yang berhasil dioperasi oleh tim medis RSUD Panembahan Senopati pada tanggal 9 Maret 2008 lalu.
Hal tersebut disampaikan Direktur RSUD Panembahan Senopati dr.Wayan Sujana, M.Kes didampingi Asisten Administrasi Bejo Utomo, SH yang membidangi tugas khusus bidang kesehatan dan pendidikan serta Kakan Humas dan Informasi Bantul Sunarto, SH MM berkaitan dengan prioritas penanganan bidang kesehatan di Kabupaten Bantul yang mencakup DB4MK
(Desa Bebas 4 Masalah Kesehatan), meliputi bebas kematian bayi, kematian bayi lahir, demam berdarah, gizi buruk ditambah kasus TBC di ruang kerjas Asisten Administrasi komplek gedung Parasamya pada hari Rabu (12/3).
Secara lebih detail Dr. Wayan Sujana, M.Kes mengungkapkan bahwa ibu hamil beresiko tersebut diantaranya disebabkan oleh usia ibu di atas 35 tahun, tinggi badan kurang dri 145 cm, ada riwayat pendarahan selama kehamilan serta sebelumnya telah disertai penyakit lain seperti jantung, darah tinggi dan lain-lain. Karena itu dr.Wayan Sujana,M.Kes berharap kepada para ibu hamil agar secara rutin memeriksakan kehamilannya sehingga akan cepat diketahui sedini mungkin kalau ada kelainan. Seperti kasus ny.Yeni Kusumaningrum sekalipun posisi kehamilannya lintang, tetapi karena selama kehamilan selalau rutin periksa ke bidang ataupun ke dokter kandungan maka proses persalinan melalui operasi caesar pun dapat berlangsung dengan selamat, jelasnya.
Ditambahkan oleh Wayan bahwa dari pasien ibu hamil yang berhasil ditangani proses kelahirannya tersebut 80-90 persen diantaranya dari keluarga miskin sehingga pendanaannya diambilkan dari Askeskin atau Jamkesos, kalau PNS dari Askes dan kalau karyawan dari Jamsostek. Seiring dengan meningkatnya pelayanan di RDUD Panembahan Senopati baik medis seperti klinik di dua lokasi, farmasi di dua lokasi, layanan rawat inap yang semakin nyaman maupun adminsitrasi seperti membuka layanan SMS melalui nomor 081328866866, maka saat ini pasien yang ditangani semakin banyak tidak saja dari masyarakat Bantul namun juga dari daerah lain seperti Gunung Kidul sebagai bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada RSUD Panembahan Senopati..


Sementara itu Asisten Administrasi Bejo Utomo, SH selain menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada tim medis RSUD Panembahan Senopati serta yang telah berhasil melaksanakan tugasnya menangani kelahiran kasus kehamilan lintang atas nama ny. Yeni Kusumangingrum,juga kepada Camat Bantul beserta jajarannya yang telah membantu menggunakan mobil dinas camat untuk membawa pasien secepatnya ke RSUD Panembahan Senopati sehingga pasien cepat dapat tertangani.
Koordinasi dan kecepatan tanggap dalam membantu menangani berbagai masalah di masyarakat termasuk masalah kesehatan terutama DB4NK tersebut, juga telah diapresiasi dengan baik oleh para camat di Kabupaten Bantul sehingga jika terjadi kasus-kasus DB4MK diharapkan cepat dapat tertangani jelasnya.













KATA PENGANTAR

     Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya lah, kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tema “ Konsep Dasar Asuhan Kehamilan “.
     Makalah ini disusun dari berbagai sumber yang berisikan tentang semua yang berhubungan dengan asuhan kehamilan, kami berharap makalah ini dapat membantu dalam proses belajar dan mengajar yang lebih baik lagi, bagi mahasiswi, pengajar maupun orang lain.
     Mungin dalam penulisan makalah ini, masih banyak kekurangannya, karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk menunjang makalah ini agar lebih baik lagi kedepannya.


                                      Penyusun,



Lryan Rc

Im Not Perfact But Im Limited Edition.
View all posts by: Lryan Rc

0 comments:

Back to top ↑
Gabung dengan Kami

Followers

Total Pageviews

© 2013 Lryan Rc. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9 Published..Blogger Templates
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.