Tuesday, October 16, 2012

MAKALAH ASUHAN MASA NIFAS NORMAL

By lryan Rc   Posted at  10/16/2012 10:29:00 PM   Kumpulan Makalah No comments


MAKALAH
ASUHAN MASA NIFAS NORMAL



Disusum Oleh:
Kelompok 1
1.   Dewi Rukmana
2.   Nita Asri Wulandari
3.   Nita Yurita
4.   Qurota A’yuni
5.   Rikawati
6.   Ulfa Diana
7.   Yesi Ratnasari

Sekolah Tinggi Ilmu Kesahatan Muhammadiyah Pringsewu Lampung
T.A 2011/2012

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa ,karena dengan rahmat dan petunjuk –Nya,makalah “ASKEB 3”tentang “ASUHAN MASA NIFAS NORMAL”dapat diselesaikan.

Penyusunan makalah ini merupakan salah satu upaya untuk memenuhi tugas ASKAEB 3.

Kami mengucapkan banyak terimakasih kepada :
1.   Kedua orang tua kami yang slalu memberikan kami motifasi,dukungan,baik materil maupun spiritual serta sangat yang tiada henti kepada kami.
2.   Ibu. selaku dosen pengajar
3.   Teman – teman semua yang selalu memberikan inspirasi – inspirasi baru dalam penyelesaian makalah ini.
Terima kasih dan penghargaan saya kepada pihak – pihak tersebut yang telah berperan dalam penyusunan makalah ini.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1         LATAR BELAKANG

Pengertian dri masa nifas (puerperium) adalah masa setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil,biasanya berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari. Perubahan pada ibu masa nifas adalah tekanan darah,suhu,pernafasan,nadi.
Untuk mengetahui tentang masa nifas,dengan demikian penulis mengangkat tema ini.

1.2         TUJUAN PENULISAN
1.   Makalah ini di buat untuk pengambilan nilai tugas
2.   Makalah ini di buat agar mahasiswa dapat mengerti tentang masa nifas .






















BAB II
PEMBAHASAN

Ø Pengertian Masa Nifas
Masa nifas (puerperium) adalah masa
setelah plasenta lahir dan berakhir
ketika alat-alat kandungan kembali sepert ikeadaan sebelum hamil.
A.  Asuhan Ibu Masa Nifas Bormal
Peranan bidan dalam memberikan asuhan masa nifas adalah memberikan asuhan yang konsisten, ramah dan memberikan dukungan pada setiap ibu dalam proses penyembuhannya dari stress fisik akibat persalinan dan meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam merawat bayinya. Bidan harus dapat merencankan asuhan yang akan diberikan pada ibu sesuai dengan kebutuhan ibu tersebut. Pada periode ini bidan dituntut unfuk dapat memberikan asuhan kebidanan terhadap perubahan fisik dan psikologis ibu, dimana asuhan fisik lebih mudah diberikan karena dapat dilihat dan dinilai secar langsung, apabila terjadi ketidak-normalan bidan langsung bisa mendeteksi dan memberikan intervensi, sedangkan pemberian asuhan terhadap cmosi dan psikologi ibu membutuhkan ketelitian yang lebih dari bidan. Untuk mencapai hasil yang optimal dibutuhkan kerjasama yang baik antara bidan dan keluarga.
B.Pengkajian Data Fisik dan Psikososial
a) Pengkajian data fisik
         Melakukan pemeriksaan fisik dan pengkajian psikososial terhadap ibu, ayah dan anggota keluarga, Mendeteksi adanya penyimpangan dari kondisi yang normal,kaji masalah kesehatan selama kehamilan yang pernah timbul, seperti: anemia, hipertensi dalam kehamilan dan diabetes. Kaji proses persalinan, lama dan jenis persalinan, kondisi selaput dan cairan ketuban, respon bayi terhadap persalinan, obat-obatan yang digunakan, respon keluarga khususnya ayah pada persalinan dan kelahiran.
                  b)   Pengkajian data psikososial
        Respons ibu dan suami terhadap kelahiran bayi Pola hubungan ibu, suami dan keluarga Kehidupan spiritual dan ekonomi keluarga Kepercayaan dan adat istiadat. Adaptasi psikologi ibu setelah melahirkan, pengalaman tentang melahirkan, apakah ibu pasif atau cerewet, atau sangat kalm. Pola koping, hubungan dengan suami, hubungan dengan bayi, hubungan dengan anggota keluarga lain, dukungan social dan pola komunikasi termasuk potensi keluarga untuk memberikan perawatan kepada klien.
 C.Riwayat Kesehatan Ibu
Riwayat kesehatan yang lalu kaji apakah ibu pernah atau sedang menderita penyakit yang dianggap berpengaruh pada kondisi kesehatan saat ini,misalnya penyakit-penyakit degeneratif  (jantung, DM, dll), infeksi saluran kencing. Riwayat penyakit keturunan dalam keluarga kaji apakah didalam silsilah keluarga Ibu mempunyai penyakit keturunan.Kaji apakah keluarga ibu mempunyai riwayat penyakit menular,misalnya TBC, hepatitis dan HIV/AIDS.
D.Pemeriksaan Fisik
a)    Tanda tanda vital
Ø Tekanan darah
Segera setelah melahirkan, banyak wanita mengalami peningkatan sementara tekanan darah sistolik dan diastolik, yang kembali secara spontan seperti sebelum hamil. selama beberapa hari bidan bertanggung jawab mengkaji resiko preeklamsi pascapartum, komplikasi yang relatif jarang, tetapi serius, jika peningkatan tekanan darah signifikan.
Ø  Suhu
Suhu maternal kembali dari suhu yang sedikit meningkat selama periode intrapartum dan stabil dalam 24 jam pertama pascapartum. Perhatikan adanya kenaikan suhu samapi 38 derajat pada hari kedua sampai hari kesepuluh yang menunjukkan adanya morbiditas peurpurallis.
Ø Nadi
Denyut nadi yang meningkat selama persalinan akhir, kembali normal selama beberapa jam pertama pascapartum. Hemoragi, demam selama persalinan, dan nyeri akut dapat mempengaruhi proses ini. Apabila denyut nadi diatas 100 selama puerperium, hal tersebut abnormal dan mungkin menunjukkan adanya infeksi atau hemoragi pascapartum lambat.
Ø  Pernapasan
Fungsi pernafasan kembali pada rentang normal wanita selama jam pertama pascapartum. Nafas pendek, cepat, atau perubahan lain memerlukan evaluasi adanya kondisi – kondisi seperti kelebihan cairan, seperti eksaserbasi asma, dan emboli paru.
b)    Payudara
       Pengakajian payudara pada periode awal pascapartum meliputi penampilan dan integritasi puting, posisi bayi pada payudara, adanya kolostrum, apakah payudara terisi susu, dan adanya sumbatan ductus, kongesti, dan tanda – tanda mastitis potensial.
C)   Uterus
       Evaluasi abdomen terhadap involusi uterus, diatesis recti dan kandung kemih. Untuk involusi uterus periksa kontraksi uterus, posisi dan tinggi fundus uterus.
d)    Sistem Perkemihan
              Buang air kecil sering sulit selama 24 jam pertama. Urin dalam jumlah yang besar akan dihasilkan dalam waktu 12 – 36 jam sesudah melahirkan. Setelah plasenta dilahirkan, kadar hormon estrogen yang bersifat menahan air akan memgalami penurunan yang mencolok. Keadaan ini menyebabkan diuresis. Ureter yang berdilatasi akan kembali normal dalam tempo 6 minggu.
2.Genetalia  
       a)    perinium
              Terhadap memar, oedema, hematoma, penyembuhan setiap jahitan, dan bau lokhea. Pemeriksaan anus terhadap adanya hemoroid.
       b)    Ekstremitas
       Pemeriksaan ekstremitas terhadap adanya oedema, nyeri tekan atau panas pada betis adanya tanda homan, refleks.
Tanda homan didapatkan dengan meletakkan satu tangan pada lutut ibu, dan lakukan tekanan ringan untuk menjaga tungkai tetap lurus. Dorsifleksi kaki tersebut jika terdapat nyeri pada betis maka tanda homan positif.

 
c)  Pengkajian Psikologis dan Pengetahuan Ibu
ü Pengkajian psikologos
              Setelah proses persalinan, terjadi perubahan yang dramatis bagi seorang ibu dimana ia kini mempunyai bayi yang harus dilindungi dan dipenuhi kebutuhannya. Dalam perubahan psikologis terdapat beberapa periode :
              1.Periode Taking In
              2.Periode Taking Hold
              3.Periode Letting Go
ü pengetahuan/perilaku ibu
              Kaji pengetahuan ibu yang berhubungan dengan perawatan bayi, perawatan nifas, asi ekslusif cara menyusui, KB serta hal-hal lain yang penting diketahui ibu dalam masa nifas dan meyusui.Pengetahuan ibu dan keluarga tentang peran menjadi orang tua.Pengetahuan tentang keadaan umum bayi, tanda vital bayi, perubahan karakteristik faces bayi,kebutuhan emosional dan kenyamanan, kebutuhan minum, perubahan kulit.

















BAB III
PENUTUP

3.1 KESIMPULAN
Masa nifas (puerperium) berasal dari bahasa latin yaitu kata puer yang artinya bayi dan parous yang berarti melahirkan. Masa nifas dimulai setelah plasenta lahir dan berakhir ketika alat-alat kandungan kembali seperti keadaan semula sebelum hamil,biasanya berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari,namun secara keseluruhan akan pulih dalam waktu 3 bulan .Nifas dibagi  dalam tiga periode,yaitu:
1.periode Taking In,yaitu periode ketergantungan,periode ini terjadi 1-2 hari PP,ibu akan mengulang-ulang menceritakan pengalamannya waktu melahirkan.
2.periode Taking Hold,yaitu periode 3-10 hari PP.timbul rasa khawatir akan ketidak mampuan dan rasa tanggung jawabnya dalam merawat bayi.ibu biasanya agak sensitive sehingga mudah tersinggung dan gampang marah.
3.Periode Letting Go,yaitu periode menerima tanggung jawab akan peran barunya,periode ini berlangsung 10 hari setelah melahirkan,ibu mulai menyesuaikan diri dengan ketergantungan bayinya.
Semua kegiatan yang dilakukan,baik dalam bidang kebidanan maupun dibidang lain selalu mempunyai tujuan agar kegiatan tersebut terarah dan diadakan evaluasi dan penilaian.Tujuan dari perawatan nifas ini adalah:
1.Memulihkan kesehatan umum penderita
a.Menyediakan makanan sesuai kebutuhan
b.Mengatasi anemia
c.Mencegah infeksi dengan memerhatikan kebersihan dan sterilisasi.
d.Mengembalikan kesehatan umum dengan pergerakan otot untuk memperlancar peredaran darah.
2.Mempertahankan kesehatan psikologis
3.Mencegah infeksi dan komplikasi
4.Memperlancar pembentukan air susu ibu (ASI)
5.Mengajarkan ibu untuk melaksanakan perawatan mandiri sampai masa nifas selesai dan memelihara bayi dengan baik,sehingga bayi dapat mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang normal.
Dapatkan file ini
Download This File Here 


Jika Anda Menginginkan Softcopy Atau File Yang Ada Di web Ini

Hubungi Kami Via Facebook

atau Via Email Lryanrc@gmail.com

Lryan Rc

Im Not Perfact But Im Limited Edition.
View all posts by: Lryan Rc

0 comments:

Back to top ↑
Gabung dengan Kami

Followers

Total Pageviews

© 2013 Lryan Rc. WP Mythemeshop Converted by Bloggertheme9 Published..Blogger Templates
Blogger templates. Proudly Powered by Blogger.